Apa itu VPN?

Bayangkan sebuah adegan dari film action di mana penjahat melarikan diri dari TKP dengan mobil sport. Dia dikejar oleh helikopter polisi. Mobil memasuki terowongan, yang memiliki beberapa pintu keluar. Pilot helikopter tidak tahu dari mana keluar mobil akan muncul, dan penjahat lolos dari pengejaran.

VPN merupakan terowongan yg menghubungkan banyak jalan. Tidak ada orang di luar yg tahu pada mana persisnya kendaraan beroda empat-mobil yang masuk. Tidak ada orang di luar yang tahu apa yang terjadi di terowongan.

Anda mungkin pernah mendengar mengenai VPN lebih berdasarkan sekali. Di TeknoLah ada jua poly artikel tentang hal ini. VPN paling sering disarankan karena memungkinkan anda bisa mengakses konten yg diblokir oleh letak geografis &, secara generik, menaikkan keamanan waktu memakai Internet. Meskipun pada kenyataanya mengakses Internet melalui VPN nir kalah berbahaya daripada eksklusif.

Bagaimana cara kerja VPN?

Kemungkinan besar, anda memiliki router Wi-Fi di rumah. Perangkat yang terhubung dengannya bisa bertukar data bahkan tanpa internet. Secara tidak sadar ternyata anda memiliki jaringan pribadi anda sendiri, namun untuk bisa terhubung, anda harus secara fisik berada dalam jangkauan sinyal router.

VPN (Virtual Private Network) merupakan jaringan pribadi virtual. Ini berfungsi melalui Internet, dan karenanya anda bisa terhubung menurut mana saja.

Misalnya, perusahaan tempat anda bekerja mungkin memakai jaringan pribadi virtual buat karyawan jeda jauh. Dengan VPN, mereka terhubung ke jaringan kerja. Pada waktu yg sama, personal komputer , smartphone, atau tablet mereka secara virtual ditransfer ke kantor & terhubung ke jaringan dari dalam. Untuk memasuki jaringan pribadi impian, anda perlu mengetahui alamat server VPN, nama pengguna, dan istilah sandi.

Menggunakan VPN relatif sederhana. Biasanya, perusahaan menaikkan server VPN di suatu tempat di personal komputer , server, atau sentra data lokal, & menyambungkannya memakai client VPN pada perangkat pengguna.

Sekarang ada client VPN bawaan pada semua sistem operasi saat ini, termasuk Android, iOS, Windows, macOS dan Linux.

Koneksi VPN antara client dan server umumnya dienkripsi.

Jadi, VPN itu aman?

Ya, kalau anda memiliki bisnis dan ingin mengamankan data dan layanan perusahaan. Dengan membiarkan karyawan masuk ke lingkungan kerja hanya melalui VPN dan akun pengguna, anda akan selalu tahu siapa yang mengakses dan apa yang diakses.

Selain itu, pemilik VPN sanggup memantau dan mengontrol secara umum seluruh lalu lintas yang terjadi antara server & pengguna.

Apakah karyawan poly duduk pada "Facebookdanquot;? Anda sanggup menutup akses ke layanan ini. Andito Geronimo menghabiskan setengah hari hanya melihat situs-situs meme? Semua aktivitasnya secara otomatis dicatat dalam log & akan sebagai alasan kuat buat pemecatan.

Bisakah anda menggunakan VPN pada luar pekerjaan?

Ya. Jenis layanan VPN yang paling umum adalah layanan publik gratis. Di Google Play, App Store dan di Internet anda akan menemukan ribuan orang yang baik hati. Mereka memberikan VPN gratis dan menanggung semua biaya terkait, termasuk pembayaran untuk layanan pusat data, pengembangan aplikasi yang mudah, dukungan, dan sebagainya. Sebaliknya, mereka hanya memerlukan informasi tentang semua yang anda lakukan di Internet untuk menjual gambaran digitat terperinci anda kepada pengiklan. Pada saat yang sama, anda akan disuguhi iklan berdasarkan minat anda. Semuanya sederhana dan jujur.

Beda halnya menggunakan Layanan VPN berbayar. Secara teori, mereka hidup menurut biaya berlangganan dan tidak menggunakan data pengguna buat penjualan dan iklan. Masalahnya merupakan, mengusut kejujuran mereka sangat sulit.

Mungkin, layanan yg rumit ini mengambil uang menurut anda & dari mereka yang siap buat membeli data anda.

Ada lagi kategori paranoid ? Masyarakat biasa yg percaya bahwa kehidupan sehari-hari mereka yang membosankan mungkin menarik bagi hacker. Mereka menentukan VPN menggunakan jaminan anonimitas & menaikkan proteksi dari pengintaian. Masalahnya adalah, hampir sebagian besar layanan tadi, terutama yang domestik, akan mentransfer fakta mengenai pengguna ke lembaga penegak aturan menurut permintaan pertama.

Seperti disebutkan di awal artikel, VPN bisa dianggap sebagai terowongan yang menghubungkan banyak jalan. Tidak ada orang di luar yang tahu apa yang terjadi di dalamnya kecuali pemiliknya. Namun dia memiliki kamera pengintai di setiap meter. Dia melihat segalanya dan dapat membuang informasi sesuai kebijaksanaannya.

Lalu mengapa VPN digunakan?

VPN memungkinkan anda melewati pembatasan letak geografis dan hukum. Misalnya, anda berada di Indonesia dan ingin streaming video di Vimeo. Dengan menyesal, anda mengetahui bahwa layanan ini tidak tersedia di Indonesia. Anda bisa menggunakannya hanya dengan online melalui server VPN negara yang tidak memblokir Vimeo.

Di beberapa negara, ada sensor internet, membatasi akses ke situs tertentu. Kalau anda ingin pulang ke sebuah situs web, namun pada Indonesia diblokir. Anda mampu membuka situs tersebut hanya dengan mengakses Internet melalui server VPN negara di mana dia tidak diblokir, yaitu menurut hampir seluruh negara kecuali Indonesia.

VPN adalah teknologi yang bermanfaat dan diharapkan buat mengatasi banyak sekali tugas dengan baik. Namun keamanan data pribadi masih tergantung pada integritas penyedia layanan VPN, perhatian anda & melek internet.

Post a Comment

Previous Post Next Post