Ketika jalan-jalan, pernahkah anda melihat perairan yang airnya kotor, dangkal, & berlumpur? Di daerah tersebut air menggenang & sering dijumpai vegetasi seperti mangrove (bakau) & eceng gondok. Kenampakan itulah yg dinamakan menggunakan rawa. Air di rawa terlihat kotor lantaran tanahnya banyak mengandung bahan-bahan organik yg asal dari flora & hewan yang meninggal. Akibat air yg menggenang menyebabkan tanah sebagai asam. Berdasarkan syarat air & tumbuh-flora yang hayati, rawa dibedakan menjadi swamp, marsh, bog, dan rawa pasang surut.

A. Swamp

Lahan basah yang selalu digenangi air dengan jenis tumbuhan yang hidup seperti lumut,  rumputrumputan, semak-semak, dan tumbuhan jenis pohon.

B. Marsh

Seperti swamp, namun tumbuhannya didominasi sang jenis lumut-lumutan,rumput-rumputan, & alang-alang.

C. Bog

Lahan basah yg bagian atas tanahnya nisbi kemarau, sedangkan di pada tanah bersifat basah dan jenuh air. Genangan yg dangkal hanya terlihat di beberapa tempat.

D. Rawa Pasang Surut

Jenis rawa ini, asal airnya asal dari pasang surut air laut. Tumbuhan yg hayati fertile di jenis rawa pasang surut adalah bakau. Di Indonesia, luas rawa diperkirakan lebih berdasarkan 23 juta hektare. Hutan rawa mempunyai manfaat bagi insan maupun lingkungan di sekitarnya. Manfaat hutan rawa diantaranya sebagai berikut.

  1. Merupakan sumber cadangan air Hutan rawa mampu menyerap dan menyimpan kelebihan air dari daerah sekitar terutama saat musim hujan. Pada saat musim kemarau datang, hutan rawa akan mengeluarkan cadangan air ke wilayah sekitar.
  2. Mencegah terjadinya banjir Saat curah hujan tinggi, hutan rawa akan berperan sebagai penyimpan air sehingga air hujan tidak seluruhnya mengalir hingga banjir pun bisa dicegah.
  3. Mencegah terjadinya intrusi air laut ke dalam air tanah dan air sungai.
  4. Sebagai sumber makanan nabati maupun hewani.
  5. Hutan rawa memiliki keanekaragaman hayati yang sangat melimpah. Jenis-jenis flora yang dapat dijumpai pada hutan rawa antara lain yaitu ramin, kayu putih, sagu, rotan, pandan, palempaleman, dan lain sebagainya. Jenis faunanya antara lain harimau, buaya, rusa, babi hutan, badak, gajah, dan berbagai jenis ikan.
  6. Sebagai sumber energi Rawa dapat dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA), walaupun daya yang dihasilkan tidak terlalu besar.

Subscribe to receive free email updates:

Post a Comment

Previous Post Next Post