Pada dasarnya subak merupakan teknologi yang masih tradisional dan berkearifan lokal. Peran manusia dalam tata bagi distribusi air untuk keperluan irigasi persawahan masih didominasi oleh energi, kemampuan, kearifan & perilaku adil berdasarkan warga yg dipimpin sang pemangku adat. Tetapi pada sinilah letak keunggulan dari sistem subak. Kesadaran buat bekerja secara sosial terbentuk tanpa menafikan dominasi atas lahan eksklusif.

Selain itu kearifan pemangku tata cara pada membagi jatah air dalam masyarakat petani sebagai prototipe kepemimpinan lokal yang berkeadilan. Harapan buat berakibat subak diakui sebagai warisan budaya dunia itu melalui proses & kerja keras hampir 12 tahun. Pemerintah & masyarakat di Bali tentu akan menyambut baik ditetapkannya organisasi pengairan tradisional pada bidang tradisional atau subak sebagai keliru satu warisan budaya dunia sang organisasi dunia pada bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan.

Rakyat Indonesia patut berbangga atas masuknya subak pada daftar warisan budaya global. Budaya subak adalah perwujudan dari filosofi rakyat Bali yaitu, Tri Hita Karana. Dalam rangka melestarikan lingkungan hidup di pada keseharian kehidupan masyarakat Hindu di Bali, menganut pola Tri Hita Karana. Tiga unsur ini melekat erat dalam setiap hati sanubari orang Bali. Tri Hita Karana sendiri merupakan hubungan yang harmonis antara insan dengan insan, insan menggunakan alam & manusia dengan Tuhan. Dengan masuknya sistem irigasi subak pada Bali sebagai warisan budaya dunia dibutuhkan pemerintah terus memperhatikan berbagai konsep ekonomi hijau misalnya subak yang merupakan salah satu wujud pelestarian lingkungan. Perhatian itu mulai dari wahana air irigasi dan kebutuhan bibit.

Penetapan sistem budaya subak memerlukan dukungan pelestarian huma pertanian berdasarkan semua pihak supaya permanen berkelanjutan. Dengan pengakuan ini, kita berharap sebagai daerah pariwisata akan menambah daya tarik daerah tersebut, sekaligus menjadi tantangan buat pelestarian lahan subak itu sendiri melalui dukungan masyarakat & bukan hanya sebagai tugas pemerintah saja.

Subscribe to receive free email updates:

Post a Comment

Previous Post Next Post