Kisah Elliot Alderson, seorang analis cybersecurity pada siang hari, black hat hacker di malam hari, sebagian besar diceritakan dari sudut pandangnya yg, kadang-kadang skizofrenia. Kamu nir pernah yakin apa yg konkret atau apa yg menciptakan orang percaya. Ini merupakan bepergian liar dan jelas adalah pemandangan berpasir pada dunia bawah tanah yang jarang ditayangkan pada televisi buat konsumsi massal.

Bagaimanapun, seperti yg kami sebutkan sebelumnya, ada poly pelajaran keamanan yg dapat engkau pelajari dari pertunjukan ini. Inilah empat berdasarkan mereka:

Jangan Berlebihan pada Media Sosial

Dalam acara itu, ketika Elliot mencoba meretas seseorang, ia sering beralih ke media sosial untuk mempelajari lebih lanjut tentang subjeknya. Dia menggunakan informasi yang dia temukan untuk membantunya memecahkan kata sandi, mengatur serangan rekayasa sosial (social engineering). Lihat tulisan Andy O'Donnell di Lifewire.Com tentang Bahaya "Oversharing" untuk mencari tahu mengapa oversharing dapat membantu hacker.

Buat Password yang Sangat Kuat

Elliot dapat meretas banyak akun korbannya karena mereka menggunakan password yang sangat lemah. Ini mungkin tampak seperti pelajaran yang jelas yang tidak perlu dibagikan tetapi masih dilakukan karena password seringkali masih merupakan tautan terlemah. Banyak orang mungkin memilih password sederhana karena mereka memiliki banyak akun yang berbeda. Kami sering membuat password yang sangat mudah diingat. Password kamu harus panjang, rumit, dan acak. Kamu harus menghindari kata-kata kamus dengan cara apa pun karena brute force hacking tools akan menggunakan kamus password yang sangat disempurnakan yang akan memecahkan password ini dengan cepat.

Kamu nir boleh memakai password yang sama pada beberapa situs. Alih-alih, coba buat dengan password yang sangat bertenaga & kemudian tambahkan nama panggilan buat situs web yang kamu kunjungi & tempelkan ke password yang kuat pada awal atau akhir password. Berkreasilah & cobalah buat membuat kesepakatan rambang kamu sendiri. Semakin rambang semakin baik.

Menjadi Pendeteksi Penipuan Manusia

Hacker seperti Elliot sering menggunakan serangan Social Engineering untuk mengkompromikan elemen manusia. Eksploitasi manusia dapat menghindari banyak langkah-langkah keamanan teknis yang diterapkan untuk melindungi data. Kebanyakan naluri orang adalah untuk membantu orang lain dan inilah yang ingin dimanfaatkan oleh Social Engineers.

Kamu perlu mendidik diri sendiri mengenai topik Social Engineering, & jua meneliti penipuan misalnya apa yang paling populer & sukses pada global maya.

Jangan Pernah Menyambungkan Drive atau Meletakkan Disk di Komputer Kamu yg Tidak Kamu Beli

Salah satu hacker di Mr. Robot berpura-pura menjadi artis hip-hop yang kelaparan dan memberikan apa yang tampak seperti CD gratis dari musiknya kepada orang yang lewat di jalan. CD tidak benar-benar berisi musik apa pun, tetapi malah dicampur dengan malware yang membahayakan komputer siapa pun yang memasukkan CD ke dalam komputer mereka.

hacker black hat lalu mengambil kendali atas webcam mereka merekam mereka tanpa sepengetahuan mereka. Dia pula mencuri arsip mereka yg lalu beliau pakai buat tujuan pemerasan.

Peretas lain pada program itu memakai agresi social engineering 'road apple' dan menyebarkan thumb drive yg terinfeksi malware pada semua loka parkir, berharap bahwa beberapa karyawan yg ingin memahami akan memasukkan drive ke personal komputer mereka sehingga beliau dapat meretas ke personal komputer dan jaringan mereka.

Peretasan ini mendeskripsikan mengapa engkau tidak boleh memasukkan disk atau drive berdasarkan sumber yang tidak tepercaya nir peduli seberapa bertanya-tanya kamu untuk mengetahui apa yg terdapat di disk.

Post a Comment

Previous Post Next Post