Cloud. kita sering mendengarnya belakangan ini. Tapi apa sebenarnya cloud itu dan bagaimana hubungannya dengan iCloud? Pada tingkat paling dasar, cloud adalah Internet, atau lebih tepatnya, bagian dari Internet. Metafora yang mendasari adalah bahwa Internet adalah langit dan sebagaimana langit  terdiri dari semua awan (cloud) yang berbeda ini, yang masing-masingnya dapat memberikan layanan yang berbeda. Gmail Cloud, misalnya, mengirimkan email kepada kita. Dropbox cloud menyimpan file kita. Jadi di mana iCloud jatuh ke dalam ini?

iCloud adalah nama umum untuk semua layanan Internet yang diberikan Apple kepada kita, baik itu di Mac, iPhone, atau PC yang menjalankan Windows. (Ada client iCloud untuk PC berbasis Windows.)

Layanan yang disediakan pada iCloud termasuk iCloud Drive, yang mirip dengan Dropbox & Google Drive, iCloud Photo Library, yang merupakan cabang berdasarkan Photo Stream, iTunes Match, dan bahkan Apple Music. ICloud pula memungkinkan para penggunanya buat menyimpan data misalnya foto, video, dokumen, musik, aplikasi, & lainnya, serta akan secara otomatis memperbaruinya pada seluruh perangkat kamu.

Jadi apa itu iCloud? Ini adalah nama layanan cloud-based atau internet-based Apple, yang ada banyak kegunaanya.

Apa Saja yang Bisa Kamu Dapatkan Dari iCloud?

ICloud Backup dan Restore. Mari mulai dari fungsi layanan iCloud yang paling mendasar yang pasti akan didapatkan oleh semua pengguna. Apple menyediakan 5 GB penyimpanan iCloud gratis untuk setiapakun Apple ID, yang merupakan akun yang kamu gunakan untuk masuk ke App Store dan membeli aplikasi. Penyimpanan ini dapat digunakan untuk berbagai tujuan termasuk menyimpan foto, tetapi penggunaan terbaiknya adalah untuk Backup iPad kamu.

Secara default, setiap kali kamu mencolokkan iPad kamu ke stopkontak dinding atau komputer untuk mengisi daya, iPad akan berusaha untuk kembali ke iCloud. Kamu juga dapat secara manual memulai Backup dengan membuka aplikasi Settings dan menavigasi ke iCloud > Backup > Backup Now. Kamu bisa restore data dari Backup dengan mengikuti prosedur untuk mengatur ulang iPad kamu ke pengaturan pabrik dan kemudian memilih merestorenya dari Backup selama proses pengaturan iPad.

Kalau kamu meng-upgrade ke iPad baru, kamu juga dapat memilih untuk restore dari Backup, yang membuat proses upgrade menjadi lebih mudah dan berjalan mulus.

Find My Devices. Fitur penting lainnya dari iCloud adalah layanan Find My iPhone/iPad/ MacBook. Kamu tidak hanya dapat menggunakan fitur ini untuk melacak keberadaan iPad atau iPhone kamu, kamu dapat menggunakannya untuk mengunci iPad jika hilang atau bahkan meresetnya dari jarak jauh ke default pabrik, yang tentunya akan menghapus semua data di iPad. Selain itu, fitur ini juga bisa mengaktifkan dan mengaturpasscode lock pada iPad kamu dari jarak jauh.

iCloud Drive. Solusi penyimpanan cloud Apple emang tidak semulus Dropbox, tetapi integrasinya dengan iPad, iPhone, dan Mac gak perlu diragukan lagi. Kamu juga dapat mengakses iCloud Drive dari Windows, sehingga kamu tidak terkunci dalam ekosistem Apple. Jadi, apa itu iCloud Drive? Ini merupakan layanan yang memungkinkan aplikasi untuk menyimpan dokumen di Internet, yang memungkinkan kamu mengakses file-file tersebut dari berbagai perangkat. Dengan cara ini, kamu dapat membuat spreadsheet dari aplikasi Numbers pada iPad kamu, mengaksesnya dari iPhone kamu, atau melakukan pengeditan di Mac kamu dan bahkan menggunakan PC berbasis Windows kamu untuk mengubahnya dengan masuk ke iCloud.com.

Layanan iCloud Photo Library, Shared Photo Albums, dan My Photo Stream. My Photo Stream merupakan layanan yang mengunggah setiap gambar yang diambil ke cloud dan mengunduhnya ke setiap perangkat lain yang terdaftar untuk My Photo Stream. Dengan kata lain, setiap gambar yang ada di aplikasi Photos iPad kamu, akan otomatis disimpan ke My Photo Stream. Sayangnya, foto di My Photo Stream akan menghilang setelah beberapa saat, dan memiliki batas maksimum 1000 foto.

ICloud Photo Library adalah versi baru dari Photo Stream. Perbedaan sebenenya sih cuman foto yg pada upload ke iCloud akan disimpan secara tetap, dan meniadakan jumlah maksimum foto. Dan yang perlu kamu ingat, iCloud Photo Library bukan bagian menurut iCloud Drive.

Integrasi Contacts, Calendars, Reminders, dan Notes. Banyak aplikasi bawan iPad yang bisa memanfaatkan iCloud untuk melakukan sinkronisasi antar perangkat. Jadi, kalau kamu ingin mengakses catatan dari iPad dan iPhone hanya dengan menulis Notes dan menyimpannya pada pengaturan iCloud. Begitu juga dengan fitur Reminders dan Calendars, kamu bisa menulisnya di salah satu perangkat dan mengaksesnya dari perangkat lain selama kamu menggunakan akun iCloud yang sama.

Layanan iTunes Match dan Apple Music. Apple Music merupakan layanan berbasis all-you-can-listen dengan biaya langganan USD 9,99 setiap bulan. Layanan ini adalah cara terbaik untuk menikmati musik dengan in-app purchase. Lagu atau pun album yang terdapat di dalam aplikasi Apple Music bisa diunduh. Hal ini memungkinkan kamu untuk bisa mendengarkan musik secara offline.

iTunes Match merupakan layanan yang memungkinkan kamu untuk melakukan streaming dari pustaka musik berbasis cloud dengan biaya langganan USD 24,99 per tahun. Lalu, Apa bedanya dengan layanan Apple Music? Pertama, kamu harus memiliki lagu kalau inggin menggunakan iTunes Match. Namun, iTunes Match support dengan lagu apa pun, bahkan lagu yang tidak tersedia di layanan streaming Apple Music.

Post a Comment

Previous Post Next Post