Hard Reset iPhone Kamu

Ketika kamu mengalami masalah seperti iPhone yang sering mati mendadak, langkah pertama dan termudah untuk memperbaikinya biasanya dengan restart ponsel. Akan tetapi, dalam hal ini, kamu harus menggunakan restart yang jenisnya spesial, yang disebut hard reset. Hard reset berbeda dari restart standar karena lebih dalam mengatur ulang sistem operasi dan memori pada ponsel (tetapi jangan khawatir: kamu tidak akan kehilangan data apa pun). Inilah yang perlu kamu lakukan:

  1. Langkah-langkahnya berbeda berdasarkan pada model iPhone yang kamu miliki:
    • Pada iPhone 8 dan iPhone X, klik dan lepaskan tombol volume naik. Klik dan lepaskan tombol volume bawah. Klik dan tahan tombol Sisi.
    • Pada iPhone 7, tahan tombol volume ke bawah dan Sisi pada saat yang bersamaan.
    • Pada semua model iPhone lainnya, tahan tombol Home dan tombol on / off / Side secara bersamaan.
  2. Terus tahan tombol sampai layar menjadi gelap dan logo Apple muncul.
  3. Lepaskan tombol dan biarkan iPhone mulai seperti biasa.

Update Sistem Operasi iPhonemu

Dalam beberapa kasus iPhone yang sering restart dan mati sendiri tanpa sebab apa pun, biasanya masalahnya ada di sistem operasi. Jika hard reset tidak berfungsi dan kamu menjalankan versi iOS lebih awal dari 11.2, kamu harus update ke versi terbaru sistem operasi. Ada dua cara untuk melakukan ini:

  • Cara Update iOS Langsung Dari iPhone
  • Cara Update iTunes ke Versi Terbaru.

Jika engkau mencoba langkah-langkah tadi dan iPhone kamu tidak dapat mengupdate OS-nya, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Ketuk Settings
  2. Ketuk Notifications
  3. Ketuk setiap aplikasi yang tercantum di bagian ini dan pindahkan slider Allow Notifications ke Off/putih.
  4. Update sistem operasi
  5. Saat update selesai dan ponsel telah dimulai ulang, ulangi langkah 1 dan 2, lalu nyalakan kembali notifikasi untuk setiap aplikasi yang pemberitahuannya kamu matikan pada langkah 3.

Cek Performa Baterai Lewat Battery Health (iOS 11.3 dan Versi Diatasnya)

Jika kamu menjalankan iOS 11.3 atau lebih tinggi pada iPhonemu, kamu memiliki fitur yang dirancang khusus untuk membantu menemukan masalah dengan baterai. Battery Health menyediakan dua bagian kunci informasi: kapasitas pengisian daya baterai maksimum dan bagaimana kekuatan baterai kamu memengaruhi kinerja ponsel kamu.

Untuk melihat performa baterai ponselmu lewat Battery Health, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Ketuk Settings
  • Ketuk Battery
  • Ketuk Battery Health
  • Menu Maximum Capacity menunjukkan kapasitas pengisian daya total baterai kamu, semakin tinggi semakin baik. Jika Maximum Capacity kamu sangat rendah, itu mungkin pertanda ada masalah dengan baterai.
  • Menu Peak Performance Capability memberi tahu kamu kalau kinerja iPhonemu secara otomatis menurun karena masalah dengan baterai. Jika kamu melihat apa pun selain Peak Performance Capability, itu mungkin merupakan tanda bahwa baterai kamu bermasalah. Bagian Battery Health juga akan memberitahu jika baterai kamu berada pada titik di mana perlu diganti.

Restore iPhone dari Backup menggunakan DFU

Jika iPhone kamu masih sering mati mendadak, kamu harus mencoba langkah yang lebih besar: merestore iPhone kamu dengan DFU. DFU, yang merupakan singkatan dari Disk Firmware Update, menciptakan instalasi baru dari semua software pada iPhone, bukan hanya sistem operasi, yang merupakan jenis reset yang lebih komprehensif. Untuk melakukan ini, kamu membutuhkan komputer dengan iTunes yang sudah terinstal di dalamnya yang dapat kamu sinkronkan dengan iPhonemu. Setelah kamu menyiapkannya, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Hubungkan iPhone ke komputer melalui USB.
  2. Di iTunes, buat backup iPhonemu dengan mengklik Backup Now di jendela utama iTunes.
  3. Setelah itu selesai, kamu perlu memasukkan iPhone ke dalam Mode DFU. Bagaimana kamu melakukannya tergantung pada model yang kamu miliki:
    • Untuk iPhone 8 dan iPhone X, dengan cepat tekan dan lepaskan tombol volume naik, lalu tombol volume turun, lalu tekan dan tahan tombol Side. Tahan terus tombol Side dan, ketika layar berubah menjadi hitam, tekan dan tahan volume turun. Setelah 5 detik, lepaskan tombol Side, tetapi tetap menekan volume turun. Ketika iPhonemu muncul di iTunes, lepaskan tombol.
    • Untuk iPhone 7, tekan dan tahan tombol on/off dan tombol volume bawah secara bersamaan. Ketika sebuah jendela muncul di iTunes yang mengatakan iTunes telah mendeteksi iPhone dalam recovery mode, lepaskan tombol volume bawah. Jika layar iPhone berwarna hitam pada titik ini, kamu berada dalam Mode DFU.
    • Untuk semua model lainnya, langkah-langkahnya sama dengan iPhone 7, kecuali kamu menekan tombol on/off dan Home sebagai ganti tombol volume bawah.
  4. Restore iPhonemu dari backup yang kamu buat pada langkah 2.

Hubungi Service Center Apple untuk Penggantian Baterai

Jika tidak ada satu pun dari hal-hal lain yang kamu coba sejauh ini memecahkan masalah, itu mungkin karena masalahnya ada pada hardware iPhone, bukan software. Bisa jadi baterai di iPhonemu rusak atau di akhir masa pakainya.

Hat tadi bisa mensugesti iPhone model apa pun, tetapi Apple telah menemukan masalah eksklusif menggunakan beberapa baterai pada iPhone 6S. Apple bahkan sudah membuat indera yang memungkinkan engkau mempelajari nomor seri iPhone buat melihat apakah terdapat masalah itu. Apabila situs mengonfirmasi bahwa baterai iPhone kamu memiliki masalah itu, ikuti langkah-langkah yg tercantum di halaman itu buat menerima perbaikan.

Bahkan apabila kamu bukan pemilik iPhone 6S, baterai yang rusak atau kegagalan hardware lainnya mungkin menjadi penyebab masalah engkau . Service center Apple terpercaya merupakan taruhan terbaik kamu buat mendapatkan donasi, jadi hubungi perusahaan service center Apple resmi buat menerima dukungan teknis.

Post a Comment

Previous Post Next Post