Jagat raya atau ruang angkasa merupakan suatu ruang tidak terbatas yang terletak antara benda-benda langit (antara planet-planet, satelit-satelit, dan galaksi-galaksi) yang nir terhingga luasnya dan belum diketahui secara niscaya luasnya sang manusia. Teori teori yang berkaitan menggunakan pembentukan jagat raya adalah menjadi berikut:

1. Teori Ledakan Besar (The Big Bang Theory)

Big Bang merupakan keliru satu teori tentang awal pembentukan jagat raya. Teori ini menyatakan bahwa jagat raya dimulai dari satu ledakan akbar menurut materi yg densitasnya luar biasa besar . Impilikasinya jagat raya punya awal & akhir. Teori ini monoton dibuktikan kebenarannya melalui sejumlah inovasi, & diterima sang sebagian akbar astrofisikawan masa kini .

2. Teori Keadaan Tetap (The Steady State Theory)

Teori ini dikemukakan oleh H. Bondi, T. Gold, dan F. Hoyle berdasarkan Universitas Cambridge dalam tahun 1948. Menurut teori ini, alam semeta nir ada awalnya dan nir akan berakhir. Alam semesta selalu terlihat seperti sekarang. Materi secara terus menerus dating berbentuk atom-atom hidrogen dalam angkasa yang menciptakan galaksi baru & mengubah galaksi lama yang berkecimpung menjauhi kita dalam ekspansinya.

Galaksi  (The Galaxy)

Galaksi adalah kumpulan bintang yang membentuk suatu sistem, terdiri atas satu atau lebih benda angkasa yang berukuran besar dan dike lilingi  oleh benda-benda angkasa lainnya sebagai anggotanya yang bergerak menge lilinginya secara teratur.Secara garis besar, menurut morfologinya galaksi dibagi menjadi tiga tipe, yaitu galaksi tipe spiral, elips, dan tidak beraturan. Pembagian tipe ini berdasarkan bentuk atau penampakan galaksi-galaksi tersebut.

Asal: wikipedia

Subscribe to receive free email updates:

Post a Comment

Previous Post Next Post