Pengertian Lingkungan Hidup

Lingkungan hidup adalah sistem kehidupan di mana terdapat campur tangan manusia terhadap tatanan ekosistem. Dari dua pengertian di atas, maka sesungguhnya ilmu lingkungan mempelajari hubungan antara makhluk hidup atau biotik, seperti manusia, hewan, dan tumbuhan beserta segala sesuatu dengan yang berada di sekitarnya, baik unsur fisik, sepertI batu-batuan, air, udara, angin, dan sebagainya, yang membentuksuatu kesatuan atau sistem (ekosistem) serta hubungannya yang bersifat imbal balik.  Lingkungan hidup juga dapat dipandang dari aspek biologi, fisik, manusia, dan sosial.

Dari aspek hayati, lingkungan biologi merupakan segala sesuatu yang berada pada kurang lebih manusia yang berupa organisme hayati(selain manusia sendiri), contohnya fauna kecil (kuman) hingga hewan akbar (gajah) dan flora mini (rumput) sampai tanaman besar (pohon kelapa).

Lingkungan fisik insan adalah lingkungan alam yg mengelilingi atau berada pada kurang lebih insan. Lingkungan ini meliputi faktor:

1) Iklim

dua) Bentuk huma (contoh: dataran rendah, dataran tinggi, dan pegunungan).

Tiga) Tanah

4) Perairan (seperti sungai, danau, mata air, rawa, dan laut).

Lima) Vegetasi (model: hutan, padang rumput, tumbuhan, dan gurun).

6) Mineral tambang.

Lingkungan sosial adalah lingkungan insan dalam warga yg berada pada sekitarnya, misalnya tetangga, teman sekerja, & orang lain.

Pemanfaatan Lingkungan bagi Pembangunan

Pembangunan dilaksanakan menggunakan memanfaatkan asal daya alam yang tersedia pada lingkungan. Berbagai jenis aktivitas pembangunan dilakukan dengan memanfaatkan lingkungan diantaranya reklamasi, peningkatan huma garapan dan hasil panen, serta pengembangan transportasi dan perhubungan.

Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development)

Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 mengenai Pengelolaan Lingkungan Hidup disebutkan bahwa pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hayati merupakan upaya sadar dan terpola, yang memadukan lingkungan hidup, termasuk sumberdaya, ke pada proses pembangunan buat mengklaim kemampuan, kesejahteraan, & mutu hayati generasi masa kini dan generasi masadepan. Manfaat lingkungan hayati antara lain sebagai berikut.

A. Tempat hidup insan dan melakukan kegiatannya.

B. Tempat hidup hewan & tanaman .

C. Sumber bahan pangan.

D. Sumber bahan baku atau bahan mentah.

E. Sumber bahan tambang dan mineral.

F. Sumber energi atau bahan bakar.

Pelestarian Lingkungan Hidup

Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup disebutkan bahwa pelestarian fungsi lingkungan hayati adalah rangkaian upaya buat memelihara kelangsungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hayati. Untuk pelestarian fungsi lingkungan hidup maka dilakukan upaya terpadu pada pengelolaan lingkungan hayati yg meliputi kebijaksanaan penataan, pemanfaatan, pengembangan, pemeliharaan, pemulihan, pengawasan, & pengendalian.

Subscribe to receive free email updates:

Post a Comment

Previous Post Next Post